Backup and Restore konfigurasi Mikrotik

Backup and Restore konfigurasi Mikrotik sangat penting, Jika anda sebagai administrator jaringan  maka tindakan back up dan restore dibutuhkan demi kemudahan settingan tanpa harus mensetting atau mengkonfigurasi dari awal. Berikut ini cara memback up dan merestore hasil  konfigurasi Mikrotik:

Keterangan

Untuk Back hasil instalasi mikrotik gampang kok Boz. Caranya masuk ke winbox dolo, kemudian liat menu sebelan kiri, Klik Files, nah muncul box baru sebelah kanan, kemudian Klik aja Tab Menu Backup maka akan muncul file configurasi back up annya, Nah file back up nya inilah yg Boz Drag and Drop ke Hardisk anda.

Jika mau merestore file tinggal di Sorot file Backup nya tersebut, kemudian klik Restore, Klik Yes, maka Router akan reboot otomatis dan settingan akan kembali ke settingan terakhir Bapak bak up.

Kemudian jika terpaksa install di CPU laen malah lebih gampang Boz. Isntall Mikrotik, masuk winbox, Klik menu Files (nah kan belum ada file back up sama sekali) kemudian siapkan file back terakhir di hardisk lalu Drag and Drop aja ke kotak putih paling atas setelah Bapak mengklik menu Files.. lalu klik restore.. udah.. selesai..

Cara di atas adalah menggunakan winbox, jika anda terpaksa mem-back up dan merestore menggunakan console, lakukan dengan cara sebagai berikut

1. Back up  dengan cara [Admin@ICT] > system backup save  lalu enter.. maka file back up sudah tersimpan

2. Restore dengan cara  [Admin@ICT] > system backup load name=       (pada saat muncul tanda = anda tekan tab… kmudian ketikkan angka dari nama file yang  muncul..   misalnya. seperti dibawah ini

MikroTik-01012006-1836  MikroTik-05012006-0323
[Admin@ICT] > system backup load-0     ( maka ketikkan tambahan angka 5012006-0323) lanjutkan tekan enter, muncul konfirmasi, tekan y, makaMikrotik akan boot otomatis dan otomatis merestore settingan yang terakhir anda simpan..

Catatan: Jangan lupa setiap anda menambah ataupun mengurangi settingan, dan anda menganggap settingan terakhir anda adalah yang terbaik dan running well.. sebaiknya anda menghapus file back up yang lama,dengan cara klik kanan file back up, delete. lalu back up settingan terakhir. Hal ini untuk menghindari kesalahan restore karena ada file back up lebih dari satu.

Komentar anda ???

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s