Instalasi Mikrotik

1. Booting dari CD-ROM
2. Setelah Booting, muncul menu pilihan software yang akan diisntal, jika perlu   pilih semuanya, tekan spacebar untuk memilih.
3. ketik “ i “, setelah memilih software, muncul pilihan
ketikà- Do you want to keep old configuration ? [y/n] — Y
ketik Yà- Continue ? [y/n] –
4. Proses instalasi akan dimulai, partisi hardisk otomatis.
5. Setlah proses intalasi selesai, tekan ENTER untuk merestart System
6. Kembalikan Booting ke Hardisk
7. Setelah Booting, mikrotik akan melakukan cek system disk, tekan Y
8. Muncul menu Login

  • Mikrotik Login = admin
  • password =  kosong, Enter sajaa =>

9. Untuk Software license tekan Y, laku enter beberapa kali sampai muncul PROMPT untuk COMMAND LINE

 

SETTING IP ADDRESS, GATEWAY DAN NAME SERVER

1. IP ADDRESS

Bentuk perintah Konfigurasi/sintax :

ip address add address=(ip address/netmask) interface=(nama  jika ada 2 NIC)àinterface, ether1 atau ether2 –
Contoh perintah :
[admin@Mikrotik] > ip address add address=192.168.0.1/24 interface=ether2
[admin@Mikrotik] >  untuk melihat hasilàip address print ——- konfigurasi ip

2. GATEWAY

Bentuk perintah Konfigurasi/sintax : ip route add gateway=(ip gateway)
Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] > ip route add gateway=192.168.0.254
[admin@Mikrotik] > ip route print  untuk melihat hasilà—– konfigurasi routing table

3. NAME SERVER/DNS

Bentuk perintah Konfigurasi/sintax :
ip dns set primary-dns=(dns utama) scondary-dns=(dns kedua)
Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] > ip dns set primary-dns =202.xxx.xxx.xxx secondary=202.xxx.xxx.xxx
[admin@Mikrotik] > ip dns print  Untuk melihat hasil konfigurasià— DNS

4. NAT & TRANSPARENT PROXY SERVER

a. Bentuk perintah Konfigurasi/sintax NAT:

Ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=
(ether yang langsung terhubung ke internet (modem) atau public)

Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] > ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] >  untuk melihat hasilàip firewall print —- konfigurasi NAT
[admin@Mikrotik] >

b. Bentuk perintah Konfigurasi/sintax TRANSPARENT PROXY

ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to ports=(port proxy)

Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] >
ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=3128

5. BANDWITH MANAGEMENT
a. Cara 1
Bentuk perintah
Queue simple add name=(nama client) target-addresses=(ip yg dituju) interface=(interface yang digunakan untuk melewati data) max-limit=(out/in)
Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] >queue simple add name=(nama client) target-addresses=192.168.0.10 interface=ether2 max-limit=16000/32000

Artinya ip client 192.168.0.10 diberikan akses internet dg kecepatan 16/32 Kbps melewati ethernet 2

b. Cara 2
Panggil IP router dengan brows kesayangan (IE, Mozilla, Opera dll) melalui pc/laptop client
Masukkan login + password

Pilih menu Simple Queue, Add New Simple Queue, masukka satu persatu IP-IP yang akan dihubungkan dengan Router

Name = Nama untuk Class
Out-Limit = Bandwith yg keluar UPLINK
In-Limit = Bandiwith yang masuk DOWNLOAD
Target = IP Address yang dituju
Interface = Ethernet yang digunakan untuk keluar data menuju target ip
Time = Waktu yang diberkan untuk pemakaian bandwith
Days = Hari yang diberikan untuk pemakaian bandwith

6. Selanjutnya kita meremote router melalui client dengan WINBOX…….to be continued

SETTINGAN LEBIH LANJUT- ADVANCED

Panggil IP router dg brows kesayangan (IE, Mozilla, Opera dll) melalui pc/laptop client
Masukkan login + password

Untuk pertama kali kita harus mendownload dulu software WINBOX, klik menu winbox, tunggu beberapa saat akan mendownload, masukkan username dan password mikrotik router

1. Booting dari CD-ROM
2. Setelah Booting, muncul menu pilihan software yang akan diisntal, jika perlu   pilih semuanya, tekan spacebar untuk memilih.
3. ketik “ i “, setelah memilih software, muncul pilihan
ketikà- Do you want to keep old configuration ? [y/n] — Y
ketik Yà- Continue ? [y/n] –
4. Proses instalasi akan dimulai, partisi hardisk otomatis.
5. Setlah proses intalasi selesai, tekan ENTER untuk merestart System
6. Kembalikan Booting ke Hardisk
7. Setelah Booting, mikrotik akan melakukan cek system disk, tekan Y
8. Muncul menu Login

  • Mikrotik Login = admin
  • password =  kosong, Enter sajaa =>

9. Untuk Software license tekan Y, laku enter beberapa kali sampai muncul PROMPT untuk COMMAND LINE

 

SETTING IP ADDRESS, GATEWAY DAN NAME SERVER

1. IP ADDRESS

Bentuk perintah Konfigurasi/sintax :

ip address add address=(ip address/netmask) interface=(nama  jika ada 2 NIC)àinterface, ether1 atau ether2 –
Contoh perintah :
[admin@Mikrotik] > ip address add address=192.168.0.1/24 interface=ether2
[admin@Mikrotik] >  untuk melihat hasilàip address print ——- konfigurasi ip

2. GATEWAY

Bentuk perintah Konfigurasi/sintax : ip route add gateway=(ip gateway)
Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] > ip route add gateway=192.168.0.254
[admin@Mikrotik] > ip route print  untuk melihat hasilà—– konfigurasi routing table

3. NAME SERVER/DNS

Bentuk perintah Konfigurasi/sintax :
ip dns set primary-dns=(dns utama) scondary-dns=(dns kedua)
Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] > ip dns set primary-dns =202.xxx.xxx.xxx secondary=202.xxx.xxx.xxx
[admin@Mikrotik] > ip dns print  Untuk melihat hasil konfigurasià— DNS

4. NAT & TRANSPARENT PROXY SERVER

a. Bentuk perintah Konfigurasi/sintax NAT:

Ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=
(ether yang langsung terhubung ke internet (modem) atau public)

Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] > ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] >  untuk melihat hasilàip firewall print —- konfigurasi NAT
[admin@Mikrotik] >

b. Bentuk perintah Konfigurasi/sintax TRANSPARENT PROXY

ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to ports=(port proxy)

Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] >
ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=3128

5. BANDWITH MANAGEMENT
a. Cara 1
Bentuk perintah
Queue simple add name=(nama client) target-addresses=(ip yg dituju) interface=(interface yang digunakan untuk melewati data) max-limit=(out/in)
Contoh perintah:
[admin@Mikrotik] >queue simple add name=(nama client) target-addresses=192.168.0.10 interface=ether2 max-limit=16000/32000

Artinya ip client 192.168.0.10 diberikan akses internet dg kecepatan 16/32 Kbps melewati ethernet 2

b. Cara 2
Panggil IP router dengan brows kesayangan (IE, Mozilla, Opera dll) melalui pc/laptop client
Masukkan login + password

Pilih menu Simple Queue, Add New Simple Queue, masukka satu persatu IP-IP yang akan dihubungkan dengan Router

Name = Nama untuk Class
Out-Limit = Bandwith yg keluar UPLINK
In-Limit = Bandiwith yang masuk DOWNLOAD
Target = IP Address yang dituju
Interface = Ethernet yang digunakan untuk keluar data menuju target ip
Time = Waktu yang diberkan untuk pemakaian bandwith
Days = Hari yang diberikan untuk pemakaian bandwith

6. Selanjutnya kita meremote router melalui client dengan WINBOX…….to be continued

SETTINGAN LEBIH LANJUT- ADVANCED

Panggil IP router dg brows kesayangan (IE, Mozilla, Opera dll) melalui pc/laptop client
Masukkan login + password

Untuk pertama kali kita harus mendownload dulu software WINBOX, klik menu winbox, tunggu beberapa saat akan mendownload, masukkan username dan password mikrotik router

Komentar anda ???

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s