Konfigurasi Hotspot Mikroik

Pingin membuat jaringan internet dengan otorisasi login lewat http? Ikuti Langkah mudahnya … :) Paling mudah menurut saya bisa menggunakan Mikrotik, ada fasilitas IP – Hotspot. Hotspot disini tidak harus berupa WiFi, tetapi jaringnan kebel-pun bisa anda setup jadi seperti Hotspot. Setiap pengguna yang ingin login harus memasukan user/password ketika pertama kali browsing. Misalnya seperti gambar berikut, misalnya pertama kali user yang akan mengakses situs tertentu akan diredirect ke halaman login…heheheh…:)

 

Langkah mudah setup HOTSPOT Mikrotik :

1. Pertama masuk ke router dengan WINBOX

Misal kita mempunyai 2 Interface :

  • Up _ ke Internet
  • Host LAN _ yanng ke LAN (akan disetup jadi Hotspot)

2. Winbox : Pilih Menu IP _ Hotspot

Setup HOTSPOT Mikrotik

1. Pilih ethernet

2. Seting IP

3. Seting DHCP IP pool (batasan IP untuk DHCP)

4. Sertifikat (none saja)

5. SMTP Biarkan 0.0.0.0 saja

6. DNS sesuaikan dengan DNS anda, atau tanyakan ISP anda

7. DNS name untuk Hotspot Anda, bisa juga anda Kosongi _ OK

2. Menambah User baru

Menambah User baru seraca mudah bisa dilakukan dengan cara

Pilih : IP _ Hospot _ User _

Tulis Nama User dan Password _

3. Lebih jauh, Menambah User dengan Profil Berbeda

Dalam Mikrotik hospot memberikan kemudahan kita untuk men-setup user dengan profil yang

berbeda, misalnya ada 2 profil user VIP dan Biasa. Dimana VIP bisa memperoleh kecepatan akses

yang lebih dari user bisa, meskipun sama-sama menggunakan fasilitas hotspot.

Dalam captur gambar saya membuat beberapa profil berbeda misalnya : Mahasiswa, Karyawan,

Dosen, Pejabat dan Tamu. Nama dan setingan dari profil bisa anda tentukan sendiri. Akan saya

coba tunjukan caranya, mensetup salah satu profil.

a. Setup profil dilakukan dengan cara :

Winbox : IP _ Hotspot _ User Profil _

Hotspot User Profil : General _ Nama Profil (misal : Mahasiswa) _ Rate Limit (tx/rx) _ OK

Pada “Rate Limit” bisa anda isikan misal dengan beberapa cara (nilai bisa anda sesuaikan sesuai

kebijakan IT ditempat anda ), misal :

1. 128 k : Upload dan download 128 kbps

2. 256k/128k : Uplaod 256kbps dan download 128 kbps

3. x1k/y1k x2k/y2k x3k/y3k x5/y5 P x6k/y6k _ Cara yang paling bagus Menurut saya.

x1k/y1k : Rate (TX rate/ RX rate misal : 128k/1024k)

x2k/y2k : Burst Rate (misal : 256k/2048k)

x3k/y3k : Burst Threshold (misal : 160k/1280k)

x5/y5 : Burst Time (dalam detik misal : 60/60)

P : Prioritas (nilai 1-8), 1 adalah prioritas utama

x6k/y6k : Minimum rate: (i.e 32k/256k)

Untuk Cara yang ketiga bisa dilihat efeknya akan seperti gambar berikut :

b. Penambahan User baru

WINBOX : IP _ User _

Hotspot User

Name : Isikan nama user (3)

Password : Password User (4)

Profile : Pilih profile dari user yang akan dibuat (5)

OK dan Lihat hasilnya di List user yang ada.

4. Melihat hasil dari Setingan yang kita Buat

Jika sukses setiap user yang menggunakan Internet, ketika

brosing pertama kali akan di redirect ke Hotspot Login seperti

berikut :

a. Halaman Login

b.         Melihat User yang aktif (sedang menggunakan Internet)

Winbox : Ip _ Hotspot _ Active

c. Melihat Trafik dari User yang aktif.

Winbox : Queue _ Simple Queues

Pilih user yang yang ada hotspot-xyz…

Bisa dilihat di tab General, Advance dan Traffic :

Hasil setingan Batasan yang diberikan kepada user :

Trafik yang real Time dari user :

5. Modifikasi Halaman Login

Anda dapat download software diatas dsni jika anda belum memilikinya :

FileZilla download

 

Yang bisa anda lakukan untuk merubah tampilan Login adalah dengan memodifikasi file

Ambil file menggunakan FTP ke Mikrotik anda. Salah satu file yang bisa dimodifikasi adalah login.html

sebelumnya saya sarankan untuk membackup dulu file tersebut sebelum melakukan perubahan.

Setelah selesai anda bisa mengupload lagi dan mengecek, apakah sudah bekerja dengan benar atau belum.Pingin membuat jaringan internet dengan otorisasi login lewat http? Ikuti Langkah mudahnya … :) Paling mudah menurut saya bisa menggunakan Mikrotik, ada fasilitas IP – Hotspot. Hotspot disini tidak harus berupa WiFi, tetapi jaringnan kebel-pun bisa anda setup jadi seperti Hotspot. Setiap pengguna yang ingin login harus memasukan user/password ketika pertama kali browsing. Misalnya seperti gambar berikut, misalnya pertama kali user yang akan mengakses situs tertentu akan diredirect ke halaman login…heheheh…:)

 

Langkah mudah setup HOTSPOT Mikrotik :

1. Pertama masuk ke router dengan WINBOX

Misal kita mempunyai 2 Interface :

  • Up _ ke Internet
  • Host LAN _ yanng ke LAN (akan disetup jadi Hotspot)

2. Winbox : Pilih Menu IP _ Hotspot

Setup HOTSPOT Mikrotik

1. Pilih ethernet

2. Seting IP

3. Seting DHCP IP pool (batasan IP untuk DHCP)

4. Sertifikat (none saja)

5. SMTP Biarkan 0.0.0.0 saja

6. DNS sesuaikan dengan DNS anda, atau tanyakan ISP anda

7. DNS name untuk Hotspot Anda, bisa juga anda Kosongi _ OK

2. Menambah User baru

Menambah User baru seraca mudah bisa dilakukan dengan cara

Pilih : IP _ Hospot _ User _

Tulis Nama User dan Password _

3. Lebih jauh, Menambah User dengan Profil Berbeda

Dalam Mikrotik hospot memberikan kemudahan kita untuk men-setup user dengan profil yang

berbeda, misalnya ada 2 profil user VIP dan Biasa. Dimana VIP bisa memperoleh kecepatan akses

yang lebih dari user bisa, meskipun sama-sama menggunakan fasilitas hotspot.

Dalam captur gambar saya membuat beberapa profil berbeda misalnya : Mahasiswa, Karyawan,

Dosen, Pejabat dan Tamu. Nama dan setingan dari profil bisa anda tentukan sendiri. Akan saya

coba tunjukan caranya, mensetup salah satu profil.

a. Setup profil dilakukan dengan cara :

Winbox : IP _ Hotspot _ User Profil _

Hotspot User Profil : General _ Nama Profil (misal : Mahasiswa) _ Rate Limit (tx/rx) _ OK

Pada “Rate Limit” bisa anda isikan misal dengan beberapa cara (nilai bisa anda sesuaikan sesuai

kebijakan IT ditempat anda ), misal :

1. 128 k : Upload dan download 128 kbps

2. 256k/128k : Uplaod 256kbps dan download 128 kbps

3. x1k/y1k x2k/y2k x3k/y3k x5/y5 P x6k/y6k _ Cara yang paling bagus Menurut saya.

x1k/y1k : Rate (TX rate/ RX rate misal : 128k/1024k)

x2k/y2k : Burst Rate (misal : 256k/2048k)

x3k/y3k : Burst Threshold (misal : 160k/1280k)

x5/y5 : Burst Time (dalam detik misal : 60/60)

P : Prioritas (nilai 1-8), 1 adalah prioritas utama

x6k/y6k : Minimum rate: (i.e 32k/256k)

Untuk Cara yang ketiga bisa dilihat efeknya akan seperti gambar berikut :

b. Penambahan User baru

WINBOX : IP _ User _

Hotspot User

Name : Isikan nama user (3)

Password : Password User (4)

Profile : Pilih profile dari user yang akan dibuat (5)

OK dan Lihat hasilnya di List user yang ada.

4. Melihat hasil dari Setingan yang kita Buat

Jika sukses setiap user yang menggunakan Internet, ketika

brosing pertama kali akan di redirect ke Hotspot Login seperti

berikut :

a. Halaman Login

b.         Melihat User yang aktif (sedang menggunakan Internet)

Winbox : Ip _ Hotspot _ Active

c. Melihat Trafik dari User yang aktif.

Winbox : Queue _ Simple Queues

Pilih user yang yang ada hotspot-xyz…

Bisa dilihat di tab General, Advance dan Traffic :

Hasil setingan Batasan yang diberikan kepada user :

Trafik yang real Time dari user :

5. Modifikasi Halaman Login

Anda dapat download software diatas dsni jika anda belum memilikinya :

FileZilla download

 

Yang bisa anda lakukan untuk merubah tampilan Login adalah dengan memodifikasi file

Ambil file menggunakan FTP ke Mikrotik anda. Salah satu file yang bisa dimodifikasi adalah login.html

sebelumnya saya sarankan untuk membackup dulu file tersebut sebelum melakukan perubahan.

Setelah selesai anda bisa mengupload lagi dan mengecek, apakah sudah bekerja dengan benar atau belum.

Komentar anda ???

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s